Islam dan Keragaman

Islam dan Keragaman

Acuan suci ajaran Islam, Al-Quran, dengan sangat tegas menyatakan bahwa keragaman adalah taqdir dari Allah SWT pencipta alam semesta.

pertama tentang penciptaan manusia; manusia diciptakan dari jenis laki-laki dan perempuan, lalu dengannya terciptalah manusia-manusia lain yang disebut sebagai keturunan yang bersuku-suku dan berbangsa-bangsa dengan satu tujuan untuk saling mengenal satu sama lain, pernyataan ini dijelaskan Allah dalam firmanNya berikut;

Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujuraat (49) ayat 13.)

Dalam ayat ini Allah juga menjelaskan tentang kualitas manusia, dengan derajat kemuliaan yang diberikan baginya (manusia) yaitu untuk mereka yang paling bertaqwa.

Ayat ini menjelaskan tentang keragaman manusia secara fisik dan jenis kelamin dan ras/keturunan dari banyak bangsa. Hal yang paling mendasar yang terkadang tidak terpikir oleh kita adalah selain memiliki perbedaan secara fisik sudah otomatis manusia memiliki keragaman dari sisi pemikiran/pemahaman, pilihan hidup, kesukaan dan hal lain yang sudah pasti terjadi perbedaan karena manusia telah diberi aqal/pikiran.

Perbedaan dalam pemahaman dan aqal/fikiran juga telah disampaikan oleh sang Empunya Allah SWT. Allah menyatakan kalau Allah mau maka manusia ini akan dijadikan satu ummat saja, sebagai orang yang beriman;

dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan Sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan. (QS. Annahl: 93.)

Ayat yang menerangkan dengan hal sejenis diatas dapat kita temukan dalam QS. Hud; 118, juga al-maidah; 48. Secara logis dapat kita simpulkan bahwa keberagaman memang taqdir Allah dan kita tidak boleh menafikannya, kita harus menerima dengan lapang dada, ikhlas sebagai bukti ketundukan dan kepatuhan (muslim) kita kepada Allah SWT. Dan secara logis pula dapat kita simpulkan kalau kita harus menjaga keragaman tersebut, tentunya haram melakukan penghancuran keragaman karena dalam keyakinan sebagai muslim keragaman adalah taqdir Allah SWT, dengan saling menjaga keragaman satu sama lain maka hidup ini akan semakin indah. Anti keragaman dalam berbagai sisi, misalnya masalah etnis dan keyakinan/agama sama saja kita anti terhadap taqdir Allah SWT. Mari jaga keragaman yang telah menjadi kekayaan SDM dan budaya bangsa Indonesia.

Pos ini dipublikasikan di KEIMANAN. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s