Indahnya berIslam; Hidup dalam Doa dan Amal shaleh

Indahnya berIslam; Hidup dalam Doa dan Amal shaleh

Manusia adalah ciptaan Allah, Makhluk Allah yang memiliki kekuatan dan kekuasaan yang berasal dari Allah. Manusia diberi kekuatan dan Allahlah sang pemilik kekuatan itu. Indahnya berislam hidup dalam doa adalah sebuah hasil renungan, dimana kita sebagai muslim yang dalam hal ini bermakna manusia yang pasrah, menyerahkan diri mencari jalan selamat hanya kepada Allah. Bukankah dalam setiap gerak dan ucap kita sejak bangun tidur sampai tidur kembali tidak pernah terlepas dari upaya penyerahan diri kepada Allah, yaitu dengan berdoa.

Mari kita lihat siklus hidup kita sebagai muslim, setiap kita hendak melakukan aktivitas yang baik diajarkan dengan memulainya dengan doa, basmalah. Ketika kita mau tidur, diawali dengan doa, saat kita bangun tidur, kita diajarkan membaca doa. Saat kita mau masuk kamar mandi, kita memanjatkan doa, saat kita membasahi badan dengan air kita mengungkapkan doa. Demikian halnya saat kita telah selesai, ketika kita keluar dari kamar mandi kita membaca doa, lalu kita bercermin dan memakai pakaian semua tidak terlepas dari doa-doa.

Doa adalah permohonan, permintaan. Kita memohon dan meminta kepada Sang Pemilik Semua yang ada, Allah SWT. Memohon perlindungan dan keselamatan dariNya karena Dialah Sang Empunya Perlindungan dan keselamatan.

Setelah semua rapih, kita bersiap-bersiap mencari rizki dan ridhoNya yang sudah dihamparkaNya di muka bumi. Langkah kita keluar dari rumah ingin melakukan perjalanan kita awali dengan doa, demikian juga halnya saat kita sedang mengendarai kendaraan kita mengungkapkan doa. Secara umum doa-doa telah menjadi bagian dari perjalanan hidup kita bertanda kita mengakui keberadaan dan posisiNya. Hal ini secara otomatis kita mengakui siapa diri kita sebenarnya.

Selain doa yang terungkap dalam rutinitas keseharian secara umum, kita juga melakukan doa doa secara khusus pada waktu, waktu tertentu selama lima waktu, pada waktu subuh, waktu dzuhur, waktu ashar, waktu maghrib, waktu isya. Siklus ungkapan ini secara khusus akan selalu berulang, berputar mengiringi berjalanannya, selama kita masih menjalani hidup ini. Apakah itu doa yang umum berlaku atau yang khusus berwaktu. Doa-doa akan selalu terungkap dari orang-orang yang sadar, mengerti dan memahami serta tahu diri.

Namun demikian hanya sekedar mengungkapkan doa saja tentu terasa hambar jika ungkapan doa tidak dibarengi dengan acation/aksi perbuatan baik yang mengiringinya. Karena kesempurnaan doa akan sempurna jika diikuti dengan perbuatan, sebagai mana shalat tidak menjadi sempurna jika kita tidak mampu menahan diri atau menjauhi diri dari perbuatan fahsya dan munkar. Sungguh indah terasa hidup ini, begitu bermaknanya hidup ini, ketika kita memahami makna dan tujuan hidup yang telah diamanahkanNya, yaitu hanya untuk mengabdi/beribadah kepada Allah, secara ritual, hablumminallaah dan secara sosial, hambumminannaas. Wallaahu a’lam. Baarakallahu lii walakum

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s