Islam dan Multikulturalisme

Apa itu multikulturalisme?

Dalam kamus bahasa Indonesia versi online dijelaskan mul·ti·kul·tu·ral·is·me n gejala pd seseorang atau suatu masyarakat yg ditandai oleh kebiasaan menggunakan lebih dr satu kebudayaan. Multikulturalisme terdiri dari beberapa kata multi, kultur, dan isme. Multi itu banyak, kultur adalah budaya dan isme adalah paham. Wikipedia menjelaskan multikulturalisme adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan pandangan seseorang tentang ragam kehidupan di dunia, ataupun kebijakan kebudayaan yang menekankan tentang penerimaan terhadap adanya keragaman, dan berbagai macam budaya (multikultural) yang ada dalam kehidupan masyarakat menyangkut nilai-nilai, sistem, budaya, kebiasaan, dan politik yang mereka anut. (http://id.wikipedia.org/wiki/Multikultural)

Pendapat senada juga diungkapkan oleh Azyumardi Azra yang penulis kutip dari blog http://multinalarisme.blogspot.com/2010/01/multikulturalisme-pengertian.html, menjelaskan, pengertian multikulturalisme diberikan oleh para ahli sangat beragam, multikulturalisme pada dasarnya adalah pandangan dunia yang kemudian dapat diterjemahkan dalam berbagai kebijakan kebudayaan yang menekankan tentang penerimaan terhadap realitas keagamaan yang pluralis dan multikultural yang ada dalam kehidupan masyarakat. (Azyumardi Azra, Identitas dan Krisis Budaya).

Dari beberapa pendapat tersebut dapat saya disimpulkan multikulturalisme adalah pandangan dan penerimaan tentang keragaman sisi budaya manusia. Manusia diciptakan oleh Allah, Tuhan Yang Maha Esa sebagai satu sosok yang unik. Satu keunikannya adalah tidak ada satupun manusia di dunia ini yang sama, sekalipun kembar identik. Perbedaan dalam diri manusia dalam dunia nyata menciptakan keragaman dan salah satunya adalah budaya. Hal ini berarti keragaman itu adalah taqdir dari Allah SWT.

Sebagai pembenaran, alasan, petunjuk (dalil) diakuinya keragaman dalam Islam adalah firman Allah dalam surah al-Hujuraat ayat 13 yang artinya, ” Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.

Allah tidak menciptakan satu jenis manusia, Allah menciptakan manusia berbeda-beda, setiap perbedaan yang ada otomatis  memunculkan ragam budaya, ragam budaya menunjukan kehidupan manusia yang dinamis. Multikulturalisme merupakan keharusan karena itu taqdir Tuhan. Dan yang terpenting dari semua ini adalah sikap saling menghormati, menghargai dan bekerjasama satu dengan yang lainnya.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s